Home Nasional Begini Suasananya Ferdian Paleka Cs Bertemu Orang Tua Mereka di Mapolrestabes Bandung

Begini Suasananya Ferdian Paleka Cs Bertemu Orang Tua Mereka di Mapolrestabes Bandung

16
0

FerdianPaleka,Aidil, dan TB Fachddinar,3tersangka kasus penghinaan waria dengan memberi sembako sampah bisa bertemu orangtua masing masing di MapolrestabesBandung. Sejak ditahan pada 7 Mei 2020, orangtua belum bisa menemui anak anak mereka. Baru hari ini, mereka bisa menemuiFerdianPalekaCs.

Pengacara Ferdian dan kawan kawan, Rohman Hidayat menyebut tangis haru menyertai saat mereka bertemu. Apalagi, para orangtua ini tahu anak mereka mengalami perundungan. "Alhamdulillah kami bisa bertemu. Saya ketemuAidil, anak saya. Dia tampak murung tapi saya beri semangat untuk tawakal menjalani ini semua," kata Roni (46), orang tuaAidildiMapolrestabesBandung, Senin (11/5/2020).

Roni menyebut, anaknya turut jadi korban perundungan sesama penghuni ruang sel tahanan. Roni menyebut anaknya sempat syok apalagi cacian yang datang bertubi tubi sejak video pemberiansembakoberisi sampah itu viral hingga mereka dirundung. "Mereka tampak tidak bersemangat. Tadi mereka sempat cerita keluh kesah dan penyesalannya atas apa yang mereka lakukan. Setelah cerita banyak, mereka jadi lebih membaik," kata Roni.

Ferdian dan kawan kawan menjalani pemeriksaan oleh penyidik dan didampingi kuasa hukumnya. Selain itu, tim kuasa hukum juga melayangkan surat penangguhan penahanan dan pengalihan tahanan. "Ya, hari ini kami ajukan penangguhan penahanan sekaligus pengalihan tahanan. Semoga dikabulkan. Pengalihan tahanannya jadi tahanan kota," ujar Rohman.

Dengan jadi pengalihan tahanan jadi tahanan kota, kata dia, jika disetujui maka Ferdian dan kawan kawan akan dikeluarkan dari tahanan. "Jadi tahanan kota, pengertian tahanan kota, kan, tidak ditahan di rumah tahanan negara tapi di wilayah itu dan nanti jadi tanggung jawab orangtua," kata dia. Pertimbangan pengajuan penangguhan penahanan dan pengalihan tahanan kata dia, tidak lepas dari aspek keamanan ketiga tersangka selama di tahanan.

Apalagi, terbukti, kemarin ketiganya jadi korban perundungan sesama tahanan. "Pertimbangannya, sih, pada dasarnya kejadian kemarin. Intinya soal keselamatan tersangka, makanya kami ajukan jadi tahanan kota," ucap Rohman. Seperti diketahui, Ferdian dan kawan kawan membuat konten Youtube.

Isinya, mereka membagikan seolah olah dus mi instan berisisembakopada waria di Jalan Ibrahim Adjie Kota Bandung pada 1 Mei 2020. Namun ternyata, dus yang mereka bagikan berisi sampah dan batu. Video rekaman konten itu viral.

Ferdian dan kawan kawan yang ada di dalam video itu seketika dihujat beramai ramai. Sementara itu, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya menyampaikan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kepada Ferdian, setelah video perundungan di rutan tersebut viral di media sosial. Ia menyebut, keadaan dari Ferdian dan kedua temannya saat ini baik baik saja.

"Setelah kejadian ini, tadi kami melakukan pemeriksaan kepada Ferdian. Alhamdulillah kesehatannya tetap sehat, tidak ada apa pun juga," kata Ulung di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (9/5/2020), dikutip dari Sel tahanan Ferdian Paleka, Tubagus, dan Aidil, kini dipisahkan dengan tahanan lain untuk sementara waktu. "Sementara ini kita lakukan pemisahan dulu, untuk membuat situasi aman dulu," ungkapnya.

Sebelumnya, beredar rekaman video Ferdian Paleka yang mendapatkan perundungan dari sekelompok orang. Ferdian terlihat dipukuli punggungnya, disuruh push up hingga squat jump , dan masuk ke dalam tong sampah. Di dalam video tersebut Ferdian tampak gundul plontos dengan hanya mengunakan celana dalam.

Tubagus dan Aidil juga terlihat mendapatkan perundungan yang sama dari tahanan lain. Diberitakan sebelumnya, Ferdian Paleka diamankan bersama Aidil, ayahnya berinisial H, dan pamannya berinisial J. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Hendra Suhartiyono menyebut, membutuhkan perlengkapan khusus untuk membawa Ferdian dan tiga orang lainnya ke Polsek Benteng, Tangerang.

Setelah dari Polsek Benteng, keempat orang termasuk Ferdian, dibawa ke Polda Jawa Barat. "Memang sempat dibawa ke Polsek Benteng, karena yang diamankan 4 orang." "Sehingga perlu bantuan borgol untuk bawa ke Bandung," ujar Sugeng Hariyanto, dikutip dari Jumat (8/5/2020).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan, pihaknya sebelumnya melakukan pengintaian kepada ayah Ferdian. Ayah Ferdian berinisial H, saat itu akan menjemput anaknya di Pelabuhan Merak, Banten. "Kita melakukan penyelidikan kepada orang tuanya, kita tahu dia akan menjemput Ferdian."

"Dijemput di Pelabuhan Merak. Kemudian dari pelabuhan kita ikuti (hingga ditangkap di KM 19 Tol Merak Jakarta)," jelas Saptono, dikutip dari Jumat. Saat berada di Tol Jakarta Merak, polisi berhasil mengamankan Ferdian dan Aidil. "Pada saat dilakukan penangkapan dua orang DPO dia bersama sama dengan ayahnya dan kakak ayahnya berinisial J yang sebelumnya telah melakukan penjemputan tersangka di Pelabuhan Merak," imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here