Home Bisnis BMKG Pastikan Pemantauan Gempa & Tsunami Tetap Normal Kantor Pusat Ditutup

BMKG Pastikan Pemantauan Gempa & Tsunami Tetap Normal Kantor Pusat Ditutup

31
0

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika(BMKG) memastikan pemantauan bencana akan berjalan seperti biasanya, meskipun kantor pusat di Kemayoran, Jakarta Pusat ditutup sementara. Pemantauan tidak terganggu meski kantor ditutup selama satu minggu mulai hari ini. "Kami pastikan operasional tidak ikut lockdown," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam pernyataannya, Kamis(13/8/2020).

Rahmat mengatakan operasional pemantauan gempa bumi dan tsunami saat ini masih dilakukan dari ruang pusat gempa nasional lantai 2 gedung C BMKG Pusat. Nantinya operasional akan dibantu juga oleh pusat gempa regional 3 Bali. "Kami sedang koordinasi dengan PGR3 untuk ambil alih operasional gempa bumi tsunami," kata Rahmat.

Kepala Bagian Humas BMKG Taufan Maulana juga memastikan koordinasi antarkaryawan dan operasional pemantauan cuaca, iklim dan bencana gempa bumi dan tsunami terus dilakukan. "Selama bumi berputar, pengamatan akan terus berjalan," ujar Taufan. Diketahui kantor pusat BMKG di Kemayoran, Jakarta Pusat ditutup mulai Kamis (13/8/2020) setelah ada 31 karyawan yang reaktif usai menjalani rapid test.

Sebanyak 31 karyawan tersebut saat ini sedang menjalani tes usap alias swab untuk mengkonfirmasi hasil rapid test. Selama kantor ditutup karyawan diminta tetap bekerja dari rumah alias wfh selama satu minggu. (Willy Widianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here