Home Internasional Dia Cerdas Tapi Rumit Kim Kardashian Kabarkan Soal Kondisi Kesehatan Mental Kanye...

Dia Cerdas Tapi Rumit Kim Kardashian Kabarkan Soal Kondisi Kesehatan Mental Kanye West

43
0

Kim Kardashian buka suara soal kondisi kesehatan mental sang suami, Kanye West. Tanggapan tersebut disampaikan Kim Kardashian mengingat dalam beberapa harı terakhir, muncul serangkaian pernyataan tidak menentu mengenai sang suami. Mengutip dari , terkait komentar yang disampaikan Kim Kardashian, dibagikan melaluiInstagram Story .

“Seperti yang Anda ketahui, Kanye West memiliki gangguan bipolar,” tulis Kim Kardashian. “Siapa pun yang mengalami dan memiliki orang yang dicintai dalam hidupnya, tahu betapa rumit dan menyakitkan untuk memahami,” tambah Kim Kardashian. Kim Kardashian menyebut sang suami merupakan sosok yang cerdas tetapi rumit

“Kata katanya kadang tidak sejalan dengan niatnya,” terang Kim Kardashian. Sebagai catatan, Kim Kardashian dan Kanye West menikah pada 2014 lalu. Dari pernikahan mereka, Kanye West dan Kim Kardashian memiliki empat buah hati.

Lebih lanjut, Kim Kardashian menuturkan dia tak berbicara secara terbuka tentang bagaimana kondisi kesehatan mental Kanye West sebelumnya. Sebab, Kim Kardashian menyebut, hal tersebut telah mempengaruhi keluarga. “Karena saya sangat melindungi anak anak kami dan hak Kanye untuk privasi ketika menyangkut kesehatannya,” terang Kim Kardashian.

“Tetapi hari ini, saya merasa harus mengomentarainya karena stigma dan kesalahpahaman tentang kesehatan mental,” papar Kim Kardashian. Dia menambahkan, banyak orang memahami penyakit mental atau perilaku compulsif, menganggap pihak keluarga tak berdaya kecuali yang bersangkutan masih di bawah umur. “Orang yang tak sadar atau jauh dari pengalaman ini bisa menghakimi dan tak mengerti bahwa individu itu sendiri harus terlibat dalam proses mendapatkan bantuan," ungkap Kim Kardashian.

"Tak peduli seberapa keras keluarga dan teman teman berusaha," terangnya. Kim Kardashian melanjutkan, sang suaminya dikritik sebagai figur publik dan tindakannya kadang kadang dapat menyebabkan opini atau sikap emosional. Dia pun meminta empati dan pengertian yang lebih besar untuk sang suami.

"Dia adalah orang yang cerdas tetapi rumit," tegas Kim Kardashian. Kim Kardashian menerangkan, Kanye West harus 'hidup' di atas tekanan menjadi seorang seniman dan seorang pria kulit hitam. Kanye West, terang sang istripernah mengalami kehilangan sosok sang ibu.

Rapper itu pun harus berurusan dengan tekanan dan keterasingan yang meningkat akibat gangguan bipolarnya, tambah Kim Kardashian. "Mereka yang dekat dengan Kanye tahu hatinya dan memahami kata katanya terkadang tidak sejalan dengan niatnya," ungkap istri rapper itu. "Hidup dengan gangguan bipolar tidak mengurangi atau membatalkan mimpinya dan ide ide kreatifnya, tidak peduli seberapa besar atau mereka mungkin tak merasakan," tambahnya.

"Itu adalah bagian dari kejeniusannya dan seperti yang kita semua saksikan, banyak dari impian besarnya telah menjadi kenyataan," tegas Kim Kardashian. Sebagai masyarakat, pinta Kim Kardahsian, dia mengatakan harus memberi kehidupan yang nyaman ketika dia membutuhkannya. "Saya dengan hormat meminta media dan publik memberi kita belas kasih dan empati yang dibutuhkan agar kita bisa melewati ini,” terang Kim Kardashian.

Lebih jauh, Kanye West merupakan bintang terminal di Amerika itu saat ini tengah berusaha mencalonkan diri sebagai presiden AS. Namun, kampenye pertamanya dan sejumlah cuitan Twitter Kanye West belum lama ini mimic u perbincangan dan kekhawatiran. Lebih jauh, soal gangguan bipolar, diketahui ada berbagai jenis bipolar, yakni Tipe I dan Tipe II.

Masih dikutip dari , mereka yang mengalami Tipe I mengalami periode manik tertinggi dan terendah depresi. Mereka denganTipe II mengalami depresi berat dan episode manik ringan, dikenal sebagai hipomania. Hipomania berlangsung untuk periode waktu yang lebih singkat.

Mereka yang mengalami siklotimia mengalami perubahan suasana hati yang tidak terlalu parah, tetapi mereka bisa bertahan lebih lama. Selama episode manik, mereka yang mengalami gangguan bipolar dapat merasa euforia dan memiliki banyak energi, rencana dan ide yang ambisius. Tetapi mereka bisa menjadi agresif, dan mengalami gejala psikosis.

Penyebab pasti gangguan bipolar tidak diketahui. Beberapa ahli percaya itu dapat dikembangkan sebagai akibat dari tekanan emosional yang parah sebagai seorang anak, serta faktor genetik dan kimia. Untuk diketahui, satu dari setiap 100 orang dewasa Inggris akan didiagnosis dengan kondisi tersebut di beberapa titik dalam hidup mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here