Home Pendidikan Siswa SD Masuk Sekolah Paling Cepat September 2020 Jadwal Resmi Masuk Sekolah...

Siswa SD Masuk Sekolah Paling Cepat September 2020 Jadwal Resmi Masuk Sekolah dari Kemendikbud

41
0

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memutuskan tahun ajaran baru sekolah bakal dimulai pada Juli 2020 mendatang. Hal itu telah diputuskan secara resmi oleh Kemendikbud bersama dengan Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri. Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan tahun ajaran baru tetap dimulai pada Juli nanti.

Meski demikian, kegiatan tatap muka hanya boleh dilakukan di wilayah yang berstatus zona hijau Covid 19. Sedangkan untuk wilayah dengan zona kuning, oranye dan merah tetap dilarang. "Tahun ajaran baru tidak berubah, tetap dimulai pada Juli 2020."

"Untuk daerah dengan zona kuning, oranye, dan merah, itu dilarang untuk melakukan pembelajaran secara tatap muka," ujarnya, dikutip dari siaran langsung YouTube Kemendikbud RI, Senin (15/6/2020). Daerah dengan status di luar zona hijau, proses pembelajarannya dilakukan tidak melalui tatap muka atau belajar dari rumah. Sisanya, 94 persen berstatus di zona kuning, oranye dan merah atausebanyak 429 kabupaten/kota.

Wilayah zona hijau tidak serta merta bisa melakukan kegiatan belajar tatap muka. Untuk bisa menerapkan kegaiatan belajar tatap muka, wilayah itu harus memenuhi sejumlah persyaratan yakni: Setelah mememenuhi syarat tersebut, proses belajar tatap muka pun dimulai secara bertahap.

Tahapannya dimulai dari SMA/SMKdan terakhir untuk PAUD. Tahapan 1 dimulai dari SMA, MA, SMK, MAK dan SMP/MTS, Paket C dan Paket B. Pada tahap ini, prosesnya dilakukan paling cepat pada Juli 2020.

Setelah dua bulan baru kemudian dilakukan pembukaan tahap II meliputi SD, MI, Paket A dan SLB. Tahap ini paling cepat dilakukan pada September 2020. Dua bulan kemudian baru dilakukan pembukaan tahap III yakni PAUD meliputi (RK, RA, TKLB dan non formal)

Pembukaan sekolah tatap muka untuk PAUD ini dilakukan paling cepat pada November 2020. Semua tahapan dibuka dengan catatan tidak ada penambahan kasus. Apabilan ada penambahan kasus, satuan pendidikan akan ditutup

Pelaksanaan pendidikan tatap muka juga juga harus melalui protokol kesehatan yakni: 1. Ketersediaan sanana sanitasi dan kebersihan: Toilet bersih sarana cuci tangan disinfektan

2. Akses ke fasilitas kesehatan 3. Kesiapaan terapkan area wajib masker 4. Memiliki pengukur suhu tembak

5. Memetakan peserta didik/guru yang tidak boleh berkegiatan 6. Kesepakatan dengan komite.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here