Home Internasional Viral Kisah Haru Kakek Meninggal Satu Hari Setelah Kematian Istrinya Setelah 67...

Viral Kisah Haru Kakek Meninggal Satu Hari Setelah Kematian Istrinya Setelah 67 Tahun Menikah

92
0

Bob Johnson rupanya tidak bisa terpisah dari cinta sejatinya setelah istrinya yang berusia 68 tahunmeninggal. Johnson, 99, meninggal karena kanker, 33 jam setelah kehilangan istrinya, Corinne, 87, pada 24 November ketika dia meninggal karena gagal jantung kongestif. Apakah Anda sudah menemukan cinta sehidup semati, yang selalu berjuang bersama sama dalam rumah tangga hinggamautmemisahkan?

Pasangandari Minnesota inimeninggalberbeda waktu 33 jam, setelah menikah selama 68 tahun dan membesarkan tujuh anak bersama sama. Pasangan Minnesota akan dihormati selama upacara pemakaman Selasa di Gereja Scandheran Grove Lutheran di pedesaan St Peter. "Saya kira dia kelihatannya bisa pergi selama berminggu minggu," kata putra pasangan itu, Bruce Johnson, kepada NBC .

“Begitu ibu meninggal, dia menurun dan meninggal dalam waktu sehari. Sulit membayangkan itu sebuah kebetulan." Bob adalah teman baik saudara laki laki Corinne, Harold, ketika keduanya tumbuh besar di pedesaan Nicollet County, menurut berita kematiannya. Mereka menikah pada tahun 1951 setelah Bob menghabiskan sebagian besar hari pernikahan mereka bekerja di ladang di pertanian keluarganya bersama saudaranya.

Pasangan itu kemudian membesarkan tujuh anak bersama di Norseland Eastview Farm, tempat mereka tinggal bersama selama 67 tahun. Mereka juga memiliki 14 cucu dan 15 cicit, menurut berita kematian Bob. Bob dikenal karena selalu membiarkan Corinne lebih dahulu, apakah itu membuka pintu untuknya atau menunggu di garis prasmanan saat menghadiri sebuah undangan.

"Jadi, sudah sepantasnya bila pada akhirnya dia menunggu Ibu pergi dulu dan kemudian dia meninggal," kata putranya, Brent Johnson. Para ahli telah menyimpulkan berbagai alasan untuk kematian pasangan yang erat di antara pasangan, dari kondisi spiritual ke kondisi medis yang dikenal sebagai kardiomiopati takotsubo atau stres kardiomiopati, yang lebih dikenal sebagai kematian karena patah hati. Ini menyebabkan sakit dada, sesak napas dan pingsan.

Stress cardiomyopathy sering menjadi alasan penyebab ketika pasangan meninggal dalam beberapa hari atau bahkan berjam jam satu sama lain seperti keluarga Johnson. (Intisari online.com/K. Tatik Wardayati). Beredar video viral seorang siswi SMP bertengkar dengan gurunya hanya karena ditegur membawa HP saat ujian. Belum lama ini muncul sebuah video yang menampilkan pertengkaran antara guru dan siswi SMP.

Pertengkaran seorang siswi SMP (S) dengan gurunya (AS) terekam dalam video yang kini telah tersebar luas di sosial media. Awalnya, video berdurasi 3 menit 3 detik ini diunggah oleh akun Facebook Vidio Kita. Disebutkan narasi yang menceritakan bahwa siswi SMP tersebut berkelahi dengan gurunya diduga karena persoalan ponsel murid yang disita.

Berikut bunyi narasinya: "Tidak terima hp'a disita guru Siswi mts ini berantem dengan gurunya

Menurut kalian siapa yang salah gaeeeeeeess????? Kalau menurut mimin admin sih siswinya GURU SEPERTI TIDAK ADA WIBAWANYA DI MATA MURID INI

Tkp:smp negiri bulukumba" Hingga kini, unggahan tersebut telah ditayangkan sebanyak 9.500 kali dan telah dibagikan sebnanyak 124 kali oleh pengguna Facebook lainnya. Menanggapi kejadian itu, Kepala Satuan Reskrim Polres Bulukumba, Sulawesi Selatan, AKP Bery Juana Putra mengungkapkan bahwa peristiwa yang terekam pada video yang viral tersebut terjadi di SMP 20 Bulukumba, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan pada Senin (2/12/2019).

"Pada Senin tanggal 2 Desember 2019 sekitar jam 10.30 WITA, korban terlihat oleh gurunya sedang mengambil handphone dari bagasi motor dan memasukkan handphone tersebut ke dalam bajunya," ujar Bery saat dikonfirmasi Kompas.com pada Rabu (4/12/2019). Setelah ketahuan oleh AS, pelajar 14 tahun itu mengaku tidak memasukkan ponsel itu ke dalam pakaiannya. Namun, setelah diperiksa oleh AS, ponsel tersebut ditemukan dan dilakukan penyitaan.

Penyitaan itu dilakukan karena pihak sekolahan sedang melaksanakan ujian. "Namun, karena korban tadi tidak mau menyerahkan handphone tersebut sehingga terjadi tarik menarik dan korban seolah olah melawan sehingga terjadi penganiayaan oleh gurunya dengan cara menempeleng dan memukul dada siswa," lanjut dia. Melihat kejadian tersebut, sejumlah siswa lainnya berusaha melerai pertengkaran antara guru dan siswi tersebut.

Salah satu guru, Muhammad Arman pun turut melerai kejadian itu dengan mengingatkan murid tersebut untuk tidak memukul AS. "Selanjutnya mereka dipisahkan dan korban dibawa ke ruang guru BP untuk ditanya permasalahannya," ujar Bery. Tetapi, S merasa takut hingga tidak sadarkan diri.

Sehingga korban dibawa ke rumahnya. Kemudian, pihak kepolisian mendatangi rumah S dan menanyakan kejadian yang terjadi dan meminta adanya koordinasi antara orangtua S dengan pihak kepolisian. Adapun koordinasi ini guna membahas penanganan korban untuk diluruskan kasusnya bersama gurunya, mengingat S masih sekolah. Kemudian, pihak kepolisian mempertemukan AS dengan orangtua S di Kantor Polsek Bulukumba.

Dari hasil pertemuan itu, orangtua S sepakat berdamai dan tidak mempermasalahkan kasus tersebut dan tidak melaporkan AS kepada pihak berwajib. Bery mengungkapkan tidak ada luka luka dari perkelahian tersebut. "Karena mereka sepakat untuk berdamai dan tidak buat laporan.Jadi, untuk luka luka hasil visumnya tidak ada, tapi hanya terjadi tarik menarik antara siswa dengan guru," ujar Bery. Tak hanya itu, kedua pihak juga telah menandatangani surat pernyataan persetujuan damai.

Tak hanya viral di Facebook, pertengakaran siswi dan gurunya ini juga sempat diposting di akun Instagram Makassar_info. Melihat keberanian siswi tersebut melawan sang guru, warganet pun ikut ikutan geram. Beberapa dari mereka pun ikut memberikan komentarnya.

Radindra11,"Begini klo anak2 dimanja biar guruna nalawang tong. Fo3ali11,"Dasar anak gak tau untung GURU adalah Pahlawan tanpa tanda jasa. Lapak_unhas,"Hp nya disita, anggapannya si murid hpnya tdk bakal kembali, tdk ada orang tua, berusaha sendiri untuk beli hp, kan panik…….. Gurunya merasa muridnya tdk sopan, cara mintanya begitu. Kalau gurunya sampaikan baik2 harusnya tdk ada masalah. Anak2 tdk semua tau tata krama yg baik, mungkin karna pengaruh lingkungan atau keluarga, itulah fungsinya sekolah untuk membimbing. Pendidikan yang baik berasal dari guru yang cerdas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here